Anak kena luka bakar! Inilah 5 Cara Tepat Mengatasinya di Rumah

cara tepat menangai luka bakar

Waaa.....mama.....mama......
Itulah suara yang terdengar dari anakku yang kecil, dia menangis sambil memegang betisnya, mamanya panik dan kakak-kakanya langsung datang menghampiri. Setelah kulihat ternyata kakinya terkena knalpot.

Tenang jangan panik!
Hal seperti itu biasa terjadi, tidak hanya pada anak  kecil,  tua muda juga bisa terkena knalpot. kejadian tersebut biasa dikenal dengan luka bakar.
Disini  kang runa akan membahas bagaimana penanganan luka bakar di rumah.

Sebelumnya kita perlu tahu, apa si luka bakar itu?
Mungkin sudah banyak orang yang tahu tentang pengertian luka bakar, disini kang runa akan sharing cara yang benar ketika terjadi luka bakar. Luka bakar adalah kerusakan pada kulit atau jaringan kulit yang disebabkan oleh panas, misalnya terkena sinar matahari, api, air panas, knalpot panas, gesekan, zat kimia dan juga terkena aliran listrik.

"Luka bakar akan menjadi parah jika tidak ditanggani dengan tepat"

Luka bakar ada 3 tingkatannya, yaitu:

1. Luka bakar tingkat 1 / Derajat 1

Luka Bakar pada tingkat ini adalah yang paling ringan, lukanya hanya mempengaruhi lapisan kulit luar, warnanya kemerahan, nyeri dan sedikit bengkak. misalnya kulit yang terpapar matahari.

Waktu penyembuhannya tergantung dari cepatnya proses penanganan, biasanya sembuh dalam waktu 5-10 hari.

2. Luka bakar tingkat 2 / Derajat 2

Luka bakar disini bisa menegenai lapisan kulit dermis (lapisan tengah kulit), warnanya merah cerah, bengkak, nyeri dan terlihat melepuh. Jangan dipencet lepuhannya tersebut karena jika luka sudah terbuka akan beresiko terkena infeksi. Waktu penyembuhannya sekiar 3 minggu.

3. Luka bakar tingkat 3 / Derajat 3

Luka bakar pada tingkat ini adalah yang paling berat, kerusakannya bisa mencapai pada semua lapisan kulit. Kulit tampak mengering, pucat, bahkan putih, bisa juga gosong dan menghitam. Jika mengalami luka pada tingkat ini harus segera di bawa ke UGD dan harus mendapat penanganan medis yang tepat.

Kadang pada luka bakar derajad 3 ini tidak dirasakan sakit dikarenakan saraf-saraf nyeri telah rusak  atau hancur.


Bagaimana cara penanganannya??

Seperti kejadian pada anaku yang pertama tersebut, jika anak anda terkena luka bakar sebaiknya jangan panik.

Seperti kita tahu kejadian luka bakar di rumah biasanya masuk ke luka bakar derajat 1 dan derajat 2, berikut hal-hal yang perlu dilakukan:


1. Jauhkan benda-benda yang menjadi sumber panas

Jika anak terkena knalpot maka sebaiknya anak segera di pinggirkan agar tidak terkena panas lagi. Sumber panas yang lain yaitu api, air panas, kompor, sumber lisrik dll, sebaiknya jauhkan dari jangkauan anak-anak.


2. Siram dengan air mengalir selama 20 menit

Kebanyakan orang memakai odol ketika terkena luka bakar, padahal hal tersebut tidak tepat.

Kenapa kita harus mengalirkan luka pada air mengalir?
Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi panas sehingga terbawa oleh air yang mengalir. Kalau kita menggunakan rendaman air, maka panas hanya terkumpul pada wadah air tersebut. Semakin cepat kita menyiram dengan air mengalir maka luka bakarnya akan menjadi minimal.

Jangan menggunakan es untuk mengompres luka bakar, karena jika luka diberikan es akan memicu luka yang lebih parah karena efek pendinginan yang terlalu drastis.

"Sabar dan terus siram sampai 20 menit"

3. Bersihkan luka bakar dengan sabun aniseptik tanpa perlu digosok

Jika pada luka bakar terdapat kain yang menempel, sebaiknya dibersihkan dulu secara perlahan. jangan menggunakan kapas karena serat pada kapas akan menempel pada luka tersebut. Luka hanya perlu disiram dengan menggunakan cairan antiseptik untuk menghindari terjadinya infeksi.
Ingat!! sebaiknya jangan memecah lepuhan pada luka bakar,karena biasanya lepuhan akan kempes dengan sendirinya.


4. Oleskan dengan salep luka bakar

Jika dirumah menyediakan salep luka bakar, maka salep tersebut bisa dioleskan setelah luka disiram dengan air mengalir kurang lebih 20 menit.

Salep luka bakar banyak dijual bebas di apotek, kang Runa sarankan untuk selalu sediakan salep ini di rumah dalam kotak P3K.


5. Pergi ke dokter jika luka masih parah.

Jika anak masih rewel dan lukanya masih terasa nyeri bisa pergi atau hubungi dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Segera pergi ke klinik atau dokter terdekat juga bila dirasa luka bakar masuk ke derajat 3 atau parah.


Belajar dari contoh pengalaman dibawah, kadang ada orang tua yang mengantar anaknya ke klinik tempat kang Runa bekarja dengan kasus:
  • Anaknya tersiram air panas di atas kompor, dikarenakan kompor dan panci masih dalam jangkauan anak-anak
  • Anak terkena air panas di bak tempat mandi anak, dikarenakan air panas untuk mandi belum diberi air dingin, tapi anak sudah masuk
  • Anak terkena percikan api, saat bermain-main dengan lilin untuk membakar sampah.
Tentunya masih banyak contoh lagi di rumah, tapi sebagai pembelajaran untuk orang tua untuk selalu berhati-hati dan jauhkan benda-benda berbahaya dari jangkauan anak kita.


0 Response to "Anak kena luka bakar! Inilah 5 Cara Tepat Mengatasinya di Rumah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel