Metode Sunat Minimal Rasa Sakit Manakah yang Paling Cocok Untuk Anak Bunda

Liburan sekolah telah tiba, biasanya yang punya anak laki-laki siap siap untuk menyunatkan anaknya. Tidak luput juga kang runa yang mempunyai 3 anak laki-laki semua. Jadi kang runa harus mempersiapkan mental dan biaya tentunya. tidak lupa juga mental anakku yang harus dipersiapkan.


Sunat?
Sebaiknya mau teknik apa ya? itu yang pertama kali dipikirkan, apalagi anakku yang pertama ini agak rewel, dia takut sama jarum suntik, sakit sedikit nangis. teringat dulu anakku yang pertama ini jatuh dan lututnya terluka, dia rela jalan ngesot untuk bisa kemana-mana, agar lutut yang sakit itu tidak tidak tertekuk saat bangun.
Hmmm, membayangkan anakku yang mau disunat ini agak merepotkan. Dan akhirnya kang runa memutuskan teknik sunat yang menurut kang runa cocok untuk anak saya yang pertama.


Metode-sunat-minimal-rasa-sakit

Sebelumnya kita bahas dulu apa saja teknik sunat itu.

1. Teknik tradisional

Teknik ini sudah banyak ditinggalkan. Pada teknik ini biasanya menggunakan bambu tajam / silet / pisau untuk memotong kulup. Pemotongan ini dilakukan oleh mantri tanpa pembiusan, setelah itu luka diberi semacam obat merah, kemudian luka dibungkus tanpa dijahit. Jadi anak yang disunat akan merasakan sakitnya ketika disunat. Teknik ini beresiko sekali terkena infeksi, terutama jika peralatannya tidak steril dan juga terjadi pendarahan. Tetapi teknik ini punya kelebihan, yaitu biayanya murah dan prosesnya cepat.
     
2. Teknik konvensional

Teknik ini masih banyak dilakukan karena biayanya yang relatif murah dan tingkat keberhasilannya sangat tinggi. Prosesnya dilakukan oleh dokter atau mantri menggunakan peralatan standar, kemudian penis diberi obat bius, kulup dipotong secara melingkar, dijahit menggunakan benang khusus yang bisa menjadi daging dan dibungkus dengan perban. Proses penyembuhannya membutuhkan waktu agak lama sekitar 2-4 minggu.

3. Teknik laser

Banyak orang menyebutnya khitan laser, padahal proses pada teknik ini tidak menggunakan laser, tetapi menggunakan logam yang dialiri arus listrik.Setelah logam yang dialiri listrik tersebut panas, bisa langsung digunakan untuk memotong kulup, prosesnya cepat dan tidak perlu dijahit. kelemahannya adalah menimbulkan bau yang tidak enak seperti daging terbakar, resiko terkena luka bakar dan beresiko ujung penis terpotong. Jadi yang harus melakukannya adalah orang yang ahli.Proses penyembuhannya hampir sama dengan teknik konvensional yaitu 2-4 minggu. Hal ini juga tergantung dari perawatan dan kebersihan individu.

4. Teknik klem

Teknik ini mulai mulai dikenal pada tahun 2001 di jerman. Alat smart klem ini ada beberapa ukuran, yaitu 10,13,16 dan 21. Prosesnya yaitu memasang alat klem di batang penis sesuai dengan ukuran, tapi sebelumnya penis di beri obat bius dulu.Setelah alat terpasang kulup dipotong menggunakan alat bedah dan klem dipasang pada penis. Pada teknik ini tidak memerlukan jahitan karena sudah terpasang klem. dimana klem tersebut tetap terpasang sampai luka mengering. Prosesnya sangat cepat sekitar 7-15 menit dan minim pendarahan. anak bisa langsuubng beraktivitas dan perawatnya mudah. Kelemahannya yaitu klem menggantung di penis dan biayanya mahal. Proses penyembuhannya lebih cepat tetapi tergantung dari perawatan dan kebersihan individu masing-masing.

5. Teknik stapler

Merupakan teknik terbaru yang menggabungkan potong dan jahit menggunakan alat stapler yang berbentuk lonceng. Bagian dalam untuk melindungi penis dan bagian luar terdapat pisau bundar untuk memotong kulup. Prosesnya cepat sekitar 10-15 menit dan tidak membutuhkan jahitan khusus untuk menyatukan kulit. Hanya dipasang seal atau behel yang melingkar seperti cincin silikon. Proses ini juga minim pendarahan dan jahitannya lebih kuat. Kelemahannya yaitu stapler menggantung di kepala penis dan biayanya mahal. Proses penyembuhannya lebih cepat dan tergantung dari perawatan dan kebersihan individu

6. Teknik cincin

Pada teknik ini seperti memasang cincin pada penis, dimana setelah penis dibersihkan kemudian  diberi obat bius, kulup pada ujung penis ditarik kebelakang lalu dipasang penahan cincin karet, kulup penis dikembalikan ke posisi semula dan cincin karet dipasang pada penahan cincin sehingga kulup terjepit. penjepitan inilah yang menggantikan jahitan karena pendarahan terbendung dan tidak keluar. kulup sebelah luar dipotong sedikit agar rapi, kemudian di oles betadin dan dibiarkan sampai mengering. Seperti itulah metode teknik cincin yang prosesnya sangat cepat sekitar 5-10 menit, pendarhannya minimal dan tidak perlu jahitan. Teknik ini biasanya dilakukan pada sunatan masal karena prosesnya mudah dan cepat. Seperti yang dilakukan di daerah papua pada tahun 2016,disana dilakuakan sunatan masal gratis yang menggunakan teknik cincin yang disebut teknik prepex.

Seperti itulah 6 teknik sunat yang perlu dipertimbangkan, jadi kang runa memutuskan untuk menggunakan teknik smartklem untuk anak yang pertama. Sebenernya pada waktu itu sempat terpikir bagaimana kalau anak yang kedua sekalian disunat, supaya perawatannya bisa sekalian. tetapi pada saat itu ukurannya untuk anak yang kedua stoknya baru ada 2 hari lagi, jadi tidak bisa dilakukan.

Syukurlah prosesnya selesai dan berjalan lancar, walaupun sebelumnya agak takut, setelah itu anak saya langsung bisa jalan walau masih menggunakan sarung, dan beraktivitas seperti biasa. 

Setelah sampai rumah jangan lupa memberi obat yang sudah dianjurkan oleh ahli sunat. Karena ketika obat biusnya sudah mulai hilang anak saya merasa agak sakit, walaupun sebenarnya itu bisa ditahan. Karena anak saya yang terlalu sensitif terhadap sakit akhirnya dia hanya tiduran semalaman.

Kesimpulan:

Sirkumsisi atau sunat ini hukumnya wajib bagi agama Islam, karena mengurangi kejadian penyakit, terutama STD (Sexual Transmitted Disease) atau penyakit karena hubungan seksual serta banyak penyakit lainnya.

Berikanlah teknik sunat yang minimal rasa sakit dan cepat waktu penyembuhan, tetapi disesuaikan dengan kondisi keuangan bunda juga. Kalau dari teknik diatas yang paling minimal adalah teknik stapler dan teknik klem (Alisklem)

Kalau dari segi harga memang bervariasi tiap daerah dan klinik, kalau di yogya alisklem sekitar 600 ribu - 1 juta. 

Tentu dengan berkembangnya teknologi dan pengetahuan, maka semakin berkembang juga metode sunat ini, bahkan ada yang mengklaim metode tanpa suntik.

1 Response to "Metode Sunat Minimal Rasa Sakit Manakah yang Paling Cocok Untuk Anak Bunda"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel